Buku Terbaru

Home > > 1 Perempuan 14 Laki-Laki


1 Perempuan 14 Laki-Laki

Nomor Produk 14849
Penerbit Gramedia
Pengarang Djenar Maesa Ayu
Harga Rp. 50.000,00
Rp. 47.500,00
Tanggal Publish 18 Jan 2011



Ringkasan Buku 1 Perempuan 14 Laki-Laki

Perlu 14 laki-laki untuk menulis buku ini dan hanya 1 perempuan untuk mengisahkannya...

"Kita bisa memesan bir, namun kita tak bisa memesan takdir."
Agus Noor

"Onggokan baju-baju kami tengah berpelukan di atas lantai."
Arya Yudistira Syuman

"Sejak Mas Gun menyandang gelar anumerta dalam urusan ranjang, ia selalu gugur sebelum berperang."
Butet Kartaredjasa

"Masih jelas benar mata-mata tanpa bola mata hitam merubuhkan patung. Membakar kampung."
Enrico Soekarno

"Tanpa hilang senyum, ia minta saya berakting di depan kamera untuk sebuah adegan mesum."
Indra Herlambang

"Kadang sunyi. Kadang ramai seperti adegan ranjang yang melibatkan borgol, topeng, dan cemeti."
JRX

"Melongo di depan buku berdebu nostalgia masa lalu kala masih berseragam putih biru. Buat gue it sucks!"
Lukman Sardi

"Sepasang jari bersayap, terbang mengitari seputar celana yang dipakai laki-laki dengan dada telanjang."
Mudji Sutrisno

"Ayu tak segan mengajak kencan duluan. Dan laki-laki tak kuasa menolak seperti kucing disodori ikan."
Nugroho Suksmanto

"Antonio tidak ingin perlahan mati. Tidak tanpa Roselyn, yang ia tahu akan berakhir sunyi."
Richard Oh

"Aku mencintaimu maka aku ada! Aku mencintaimu maka aku membunuhmu!"
Robertus Robet

"Setiap kali kita bertemu, aku menabung rindu."
Sardono W. Kusumo

"Di tangan Raditya, gitar jadi berbicara. Dan saat Raditya memetik putingnya, Prita melambung ke angkasa."
Sujiwo Tejo

"Tubuh saya seakan lumpuh saat tubuhnya menyatu ke tubuh saya seluruh dan penuh."
Totot Indrarto

Dimensi: 13.5 x 20 cm
Tebal: 140 halaman
Cover: Soft Cover
ISBN: 978-979-22-6608-5
Kategori: Fiksi dan Sastra/Kumpulan Cerpen

Tentang Pengarang: Djenar Maesa Ayu
Ibu dari Banyu Bening dan Btari Maharani ini lahir di Jakarta, 14 Januari 1973.
Cerpen-cerpennya telah tersebar di berbagai media massa Indonesia seperti Kompas, the Jakarta Post, Republika, Koran Tempo, majalah Cosmopolitan, dan Lampung Post.

Buku pertama Djenar yang berjudul Mereka Bilang, Saya Monyet! telah cetak ulang 8 kali dan masuk dalam nominasi 10 besar buku terbaik Khatulistiwa Literary Award 2003, selain juga akan diterbitkan dalam bahasa Inggris. Saat ini cerpen dengan judul yang sama sedang dalam proses pembuatan ke layar lebar. Cerpen “Waktu Nayla” menyabet predikat Cerpen Terbaik Kompas 2003, yang dibukukan bersama cerpen “Asmoro” dalam antologi cerpen pilihan Kompas itu. Sementara cerpen “Menyusu Ayah” menjadi Cerpen Terbaik 2003 versi Jurnal Perempuan dan diterjemahkan oleh Richard Oh ke dalam bahasa Inggris dengan judul “Suckling Father” untuk dimuat kembali dalam Jurnal Perempuan versi bahasa Inggris, edisi kolaborasi karya terbaik Jurnal Perempuan.

Buku keduanya, Jangan Main-main (dengan Kelaminmu) juga meraih sukses dan cetak ulang kedua hanya dua hari setelah buku itu diluncurkan pada bulan Februari 2005. Kumpulan cerpen berhasil ini meraih penghargaan 5 besar Khatulistiwa Literary Award 2004.

Nayla adalah novel pertama Djenar yang juga diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

 

 






Shopping Cart Anda

EMPTY

Checkout
 

Produk Terlaris

Struggling to Surrender
Segera setelah menjadi muslim, Jeffrey Lang menyadari bahwa persoalan yang dihadapi-nya bukannya selesai, melainkan justru baru dimulai. Dulu, profeso

 

Produk Terbaru

Doraemon 43 (Terbit Ulang)
Doraemon 43

Dimensi: 0 x 0 x 0 cm
Tebal: halaman
Cover: Softcover
ISBN: 9786020251714
Kategori: BUKU ANAK & REMAJA
<

Updated: 30 Oct 2014

 

Review

Terobosan Terbaru Website Instant Murah
Merupakan produk terbaru dari Jogjacamp berupa barang Software website instant


Score: